Waspadai Antikristus

0
193 views
Kesaksian Yohanes Pembaptis

Bacaan 1: 1Yoh 2:22-28

Injil: Yoh 1:19-28

Di tahun 2009, sebuah film karya sutradara Lars von Trier berjudul “Antichrist” diputar di Cannes, Prancis. Saat film usai banyak penonton bertepuk tangan, namun tepukan itu kalah oleh riuh rendah ejekan penonton lainnya.

Film yang menurut saya memang tidak menggambarkan apa yang ditulis sebagai judulnya: “Antichrist”. Bahkan cenderung menyesatkan arti “antichrist” seperti yang dimaksud dalam Kitab Suci.

Satu-satunya penulis kitab yang menggunakan istilah “Antikristus” dalam Kitab Suci, adalah Rasul Yohanes Penginjil. Secara gamblang ia menjelaskan siapa dan apa yang dimaksud sebagai “antikristus”.

“Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus?

Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak…”

Jadi siapapun yang sengaja mengajarkan (menyebarluaskan) kedustaan tentang Yesus Kristus dan ajaran-Nya, disebut sebagai “antikristus”.

Jadi menurut Yohanes Penginjil, antikristus itu bisa pribadi maupun ajaran sesat terhadap iman Kristus.

Maka salah satu tujuan Rasul Yohanes Penginjil menulis suratnya adalah menjawab dan meluruskan berbagai ajaran sesat yang dibawa oleh para pengajar palsu. Mereka yang mengaku Kristen namun mengajarkan ajaran bidaah yang tidak mengakui Keilahian Yesus dan Allah Bapa.

Perikop ini diakhiri dengan nasihat agar tetap teguh dalam iman Kristus:

“Maka sekarang, anak-anakku, tinggallah di dalam Kristus, supaya apabila Ia menyatakan diri-Nya, kita beroleh keberanian percaya dan tidak usah malu terhadap Dia pada hari kedatangan-Nya.”

Saat ditanya oleh utusan para imam di Yerusalem, Yohanes Pembaptis berani mengatakan kebenaran. Sebab tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran. Yohanes tahu benar apa tugasnya sebagai utusan-Nya dan apa yang harus diwartakannya, yaitu “Sang Kebenaran Sejati” Yesus Kristus.

Dengan sikap rendah hati ia mengakui dan mewartakan Kebenaran itu,

“Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal, yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.”

Pesan hari ini

Waspadai antikristus disekitarmu, sebab ia ada bersamamu dalam Gereja (bukan diluar).

Tetaplah teguh dengan iman Kristianimu hingga akhir nanti, sehingga kamu tidak malu namun layak dihadapan-Nya.

“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here