Di Lapangan Golf, Tanaman Perdu pun Berhak Hidup

0
96 views
Lapangan golf by Ist

HARI Minggu lalu, saya main golf di Cilangkap.  Pukul 05.30 sudah mulai stand by, menunggu matahari muncul di hole 1.

Sungguh hari yang indah: sinar matahari pagi, rumput basah, dan dedaunan yang memantulkan cahaya dari embunnya. Sempurna.

Di lapangan ini saya harus berdamai dengan pohon-pohon, karena lebat dan tinggi menghalangi fareway. Kalau tidak berdamai biasanya bola kena ranting, daun atau masuk ke semak-semak yang susah untuk dipukul. Rupanya mereka paham, kalau disapa dan menjadi berteman.

Di hole 9, bola saya masuk di antara perdu-perdu kecil berbunga putih dan kuning, masih di atas rumput. Akan lebih mudah memukul seandai saya mencabut perdu kecil yang menghalangi bola dan membiarkannya mati kering.

Saya terhenyak. Bukankah ini juga ciptaan, bagian semesta dan mereka juga berhak hidup? .

Saya menggeser bola, kena penalti satu stroke dan kalah angka dengan teman-teman karena saya membukukan double.

Tapi hati saya bahagia … Tidak (jadi) kesampaian mencabut pepohonan perdu itu dan membiarkan mereka tetap hidup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here