Puncta 06.11.18. Lukas 14: 15-25 Murah Hati

0
557 views
Ilustrasi: Murah hati (ist)

KISAH dari Pater Anthony de Mello SJ:

Pada suatu hari Tuhan masuk ke surga. Ia heran bahwa semua orang sudah di sana. Tak seorang pun dimasukkan ke neraka. Bukankah Tuhan harus adil? Untuk apa neraka diciptakan jika tidak dipakai?

Maka Ia memanggil Malaikat Gabriel dan disuruhNya membacakan10 Perintah Allah.

Tuhan berkata: “Siapa yang melanggar perintah pertama harus turun ke neraka.”

Sejumlah orang dengan sedih pergi ke neraka. Begitu seterusnya perintah kedua, ketiga, dan seterusnya. Setelah perintah ke enam, semua orang sudah ke neraka tinggal pertapa gemuk, tua dan botak.

Tuhan berkata kepada Malaikat Gabriel, “Inikah satu-satunya yang tinggal di surga?

“Ya, Tuhan” jawab Gabriel.

“Wah” kata Tuhan, “di sini menjadi agak sepi bukan? Suruhlah mereka semua kembali ke surga.”

Maka naik pitamlah si pertapa tua gemuk dan botak itu, mendengar bahwa Tuhan akan mengampuni mereka, “Ini tidak adil, kenapa dulu Tuhan tidak katakan hal ini kepadaku ?”

Ternyata masih ada orang Farisi yang percaya pada ganjaran dan hukuman serta berpegang teguh pada keadilan mutlak.

Hari ini Yesus berbicara tentang perjamuan di surga. Karena para undangan tidak mau datang ke pesta, maka Tuhan mengutus pelayan untuk mengundang siapapun ke pesta. Orang miskin, cacat, lumpuh, buta diundang juga. Tuhan berkata, “pergilah ke semua

jalan dan persimpangan dan paksalah orang-orang yang ada di situ masuk, karena rumahKu harus penuh”.

Orang-orang Farisi merasa diri benar dan tidak menggubris undangan Tuhan malah tidak akan menikmati jamuan Tuhan. Keselamatan itu ditujukan pada siapapun juga. Janganlah kita merasa diri paling benar dan berhak masuk ke surga, tetapi cara hidup kita berlawanan dengan perintah Tuhan.

Tuhan mengundang siapa pun juga. Apakah kita mau menanggapi undanganNya?

Beli mangga di Pasar Rambutan. Dikirim ojek sampai ke Gombong. Kita kan ikut perjamuan Tuhan. Asal hidup tidak angkuh dan sombong. Berkah Dalem.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here