Maria Pengharapan Gereja

0
30 views
Bunda Maria dalam busana Jawa, diangkat naik ke surga
  • Bacaan 1: Why. 11:19a; 12:1,3-6a,10ab
  • Bacaan 2: 1Kor. 15:20-26
  • Injil: Luk. 1:39-56

Bunda Maria merupakan wanita istimewa bagi umat Katolik. Wanita teladan yang sungguh rendah hati dan bersedia bekerja bersama Allah sebagai saluran inkarnasi Allah. Orang non Katolik mungkin masih ada yang berkata bahwa Gereja Katolik terlalu berlebihan penghormatannya kepada Bunda Maria.

Harus disadari bahwa Bunda Maria adalah Bunda Allah.

Dialah ibunda duniawi Yesus yang adalah Allah Putera.

Hari ini Gereja Katolik merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga. Beliau diangkat ke surga dengan jiwa dan raganya setelah menyelesaikan tugasnya sebagai ibunda Allah di dunia. Ditetapkan oleh Paus Pius XII pada 1 November 1950 dalam dokumen “Munificentissimus Deus” dan dirayakan setiap 15 Agustus.

Lukas menunjukkan Maria sebagai perempuan yang percaya kepada sabda Allah dan menyerahkan dirinya sepenuhnya kepada kehendak Allah. Ketaatannya mendapatkan pujian dari Elisabet saudarinya:

“Berbahagialah ia yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana.”

Dan dijawab oleh Maria (dalam Magnificat):

“Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku.”

Saat meninggal, tubuh dan jiwa Maria masuk ke kemuliaan surga secara utuh, jasmani dan rohani, sebagai tanda kemenangan atas dosa. Seperti yang bisa direnungkan melalui perikop Kitab Wahyu hari ini. Perikop yang menunjukkan penggenapan perempuan yang dimuliakan, berselubungkan matahari dan dimahkotai dua belas bintang. Gambaran kemenangan Allah atas kuasa kejahatan dan maut.

“Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita.”

Rasul Paulus dalam peneguhannya kepada Gereja di Korintus mengajarkan:

“Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.”

Sebagai “Yang Sulung”, Kebangkitan-Nya menjadi awal dari kebangkitan semua orang yang percaya kepada-Nya dan tergenapi melalui Bunda-Nya Maria. Awal kemenangan umat manusia atas maut.

Pesan hari ini

Maria diangkat ke dalam kemuliaan (keselamatan yang sempurna) karena karya penebusan Kristus dan menjadi “Tanda Pengharapan Gereja” akan kebangkitan badan sebagai tujuan akhir kehidupan orang beriman.

“Tidak ada kemuliaan yang lebih besar dari cinta, tidak ada hukuman yang lebih besar dari kecemburuan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

google-site-verification=jpln5xVmufbwJmayIrbtlWORBr1tB6si7D2up9wsjmo