Fokus pada Tuhan

0
203 views
Ilustrasi: Yesus singgah di rumah Marta dan Maria by Vatican News.

KISAH Marta dan Maria yang menyambut Yesus di rumahnya selalu menarik direnungkan. Kebanyakan orang ingin membandingkan Marta yang sibuk melayani (Lukas 10: 40) dengan Maria yang duduk di dekat kaki Tuhan, mendengarkan (Lukas 10: 39).

Ada yang menilai Marta sebagai orang sibuk; mewakili para aktivis. Sedang Maria itu lebih menunjukkan pribadi yang kontemplatif; mendengarkan Tuhan. Banyak berdoa.

Mereka berdua itu memiliki perbedaan dan kesamaan. Perbedaannya sudah disebut di atas. Kesamaannya, keduanya mengarahkan perhatiannya kepada Tuhan. Yang satu dengan aktif melayani. Sedang yang lain secara aktif mendengarkan.

Ada orang yang lebih mempertentangkan keduanya. Apakah itu yang paling tepat? Ada yang lebih tepat, yakni memberikan tekanan lebih pada yang satu dan kurang menekankan yang lain.

Tetapi yang paling tepat adalah menggabungkan keduanya. Bukankah Marta dan Maria itu bersaudara? Mengapa yang dilakukannya tidak boleh juga dianggap berdekatan dan saling melengkapi?

Dalam realita, kita ini dituntut untuk aktif bekerja. Pertama, mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kedua, aktif di lingkungan agama (gereja seperti di paroki atau wilayah). Di samping itu, kita juga diminta untuk berdoa; menjalin relasi pribadi dengan Tuhan.

Ketika berhasil mengkombinasikan keduanya, hidup akan seimbang. Keseimbangan itu amat dipetlukan di tengah masyarakat yang sibuk bekerja dan lupa berdoa. Ada pula yang berdoa saja, tetapi mengabaikan tanggungjawabnya. Misalnya, asyik berdevosi dan melupakan tanggung jawab keluarga.

Aspek mana pun yang dipilih (aktif bekerja atau lebih banyak berdoa) tidak perlu dipersoalkan. Keduanya baik, lebih-lebih ketika keduanya dilakukan untuk kemuliaan Tuhan.

Jadi, fokus pada Tuhan.

Selasa, 4 Oktober 2022
Peringatan Santo Fransiskus Assisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here