Kasih Sejati

0
190 views
Kasih
  • Bacaan 01: 2Tim 2:8-15
  • Injil: Mrk 12:28b-34

Kasih sejati adalah bentuk cinta kasih yang bersifat tanpa syarat (unconditional love), tulus, dan tidak mengharapkan balasan. Tentu sikap berakar pada komitmen, rasa hormat, dan keinginan murni untuk melihat kebahagiaan dan kebaikan orang lain, bahkan di atas kepentingan diri sendiri.

Kasih tentu saja berasal dari Allah karena Allah adalah kasih itu sendiri. Hal ini nampak pada ajaran utama Tuhan Yesus tentang “Hukum yang Utama (Hukum Kasih)”, yaitu Kasih kepada:

  • Allah: Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
  • Sesama: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Bukan sekadar aturan namun “Perintah Allah” tentang kesetiaan. Hukum Kasih ini merupakan rangkuman dari seluruh hukum Taurat dan inti ajaran Yesus Kristus. Mewujudkan kasih kepada Allah yang tidak bisa dilihat melalui (implementasi) mengasihi dan melayani sesama manusia yang bisa dilihat.

Ajaran kasih Kristus itu diteladankan oleh Rasul Paulus dalam bentuk perintah kesetiaan dalam iman meski harus menderita, kepada anak rohaninya, Timotius:

“Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu.”

Keteguhan iman itu bisa diwujudkan dalam komitmen iman:

  • Senantiasa ingat kepada Tuhan Yesus.
  • Bersedia menanggung penderitaan (bahkan mati bersama-Nya) karena injil demi keselamatan sesama orang beriman Kristus.
  • Bertekun dalam iman.
  • Tidak menyangkal Dia, agar Diapun tidak akan menyangkalmu.

Namun meski manusia tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya. Manusia tetap punya kebebasan untuk setia atau menolak-Nya. Upah dari kesetiaan iman adalah kasih karunia hidup kekal dan memerintah di surga bersama-Nya.

Pesan hari ini

Mewujudkan kasih kepada Allah yang tidak bisa dilihat dengan cara mengasihi sesama manusia yang bisa dilihat. Tetap setia, teguh dan komitmen dalam iman meski harus menanggung derita karena Kristus.

“Kesetiaan berarti ketulusan untuk menyimpan satu hati di dalam hati dan berjanji untuk tidak akan mengkhianati.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

google-site-verification=jpln5xVmufbwJmayIrbtlWORBr1tB6si7D2up9wsjmo