Home KITAB SUCI & RENUNGAN HARIAN Renungan Harian Pelita Hati: 06.08.2025 – Belajar Untuk Setia

Pelita Hati: 06.08.2025 – Belajar Untuk Setia

0
2,202 views

Sahabat pelita hati,

SALAM seroja, sehat rohani-jasmani. Berkah Dalem.

Hari ini Gereja merayakan pesta  Yesus menampakkan kemuliaan-Nya. Kisah Transfigurasi atau Yesus dimuliakan di atas gunung selalu direnungkan dan ditampilkan.  Yesus berubah rupa, Musa dan Elia ada bersama-Nya.  Tugas berat harus diemban-Nya, menuntaskan perutusan-Nya menuju Yerusalem tempat sengsara dan wafat-Nya. 

Peristiwa Tuhan yang “mulia” itu terlewat dari Petrus, Yakobus dsn Yohanes. Mereka bertiga tertidur. Peristiwa tertidurnya Petrus dan kawan-kawannya menggambarkan bahwa mereka kurang setia dan tak memiliki jiwa bermatiraga. Mereka mudah kalah dengan tantangan dan putus asa dengan kesulitan. 

Sahabat terkasih,

Peristiwa pemuliaan di gunung (Tabor) ini juga menegaskan  dua pesan keutamaan.  Pertama, Yesus  sungguh anak Allah yang dikasihi Bapa.  Kedua,  perintah kepada para murid agar mendegarkan Dia.  “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”(ay.5) 

Kini, perintah yang sama tertuju kepada kita di zaman ini. Kita harus mendengarkan Tuhan melalui sabda kudus-Nya dan peristiwa hidup sehari-hari. Mendengarkan tidak sekedar menggunakan telinga tetapi melibatkan kehendak, budi dan hati serta ditindaklanjuti dengan tindakan nyata.  Semoga pelita sabda-Nya yang kita renungkan di hari ini  meneguhkan kita dalam melanjutkan hidup dan panggilan kita.masing-masing. Tetap semangat dan Berkah Dalem.

Di sana gunung di sini gunung,
di tengah-tengah ada pulaunya.
Tak usah bimbang apalagi bingung,
bagi yang setia selalu melimpah kasih karunianya.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah DalemSt. Istata Raharjo,Pr

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

————————————————————————————

Bacaan:

Dan. 7:9-10,13-14 atau 2Ptr. 1:16-19

Lukas 9:28b-36

Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa. Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan. Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia. Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem. Sementara itu Petrus dan teman-temannya telah tertidur dan ketika mereka terbangun mereka melihat Yesus dalam kemuliaan-Nya: dan kedua orang yang berdiri di dekat-Nya itu. Dan ketika kedua orang itu hendak meninggalkan Yesus, Petrus berkata kepada-Nya: “Guru, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan sekarang tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.” Tetapi Petrus tidak tahu apa yang dikatakannya itu. Sementara ia berkata demikian, datanglah awan menaungi mereka. Dan ketika mereka masuk ke dalam awan itu, takutlah mereka. Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: “Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia.” (Luk.9:28-35)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

google-site-verification=jpln5xVmufbwJmayIrbtlWORBr1tB6si7D2up9wsjmo