- Bacaan 1: Mal 3:13-4:2a
- Injil: Luk. 11:5-13
Doa merupakan sebuah komunikasi antara umat dengan Allah. Melalui doa itu pula, sering terselip permohonan-permohonan pribadi. Adakalanya permohonan dijawab dengan cepat oleh-Nya, kadang lama baru terjawab. Bahkan kadang seperti tidak terjawab (tidak dikabulkan).
Namun, Tuhan adalah setia dan selalu memberikan yang terbaik pada waktu yang terbaik pula.
Bacaan injil hari ini, mengisahkan seorang sahabat yang “tidak tahu diri”. Tengah malam mengetuk pintu tetangganya hanya untuk meminta tiga roti agar bisa disajikan kepada sahabatnya yang akan berkunjung.
Dalam tradisi rumah Yahudi, kadang sebuah keluarga tidur bersama-sama, orang tua dan anak-anak di ruang tamu karena saking kecilnya rumah. Sehingga saat ada orang mengetuk di tengah malam maka akan membingungkan tuan rumah. Kalau dibuka berarti harus membangunkan seluruh keluarganya.
Dalam kisah hari ini, tuan rumah (mungkin kesal) terpaksa harus membuka pintu dan memberikan apa yang diminta sahabatnya itu agar segera pergi.
Tuhan Yesus menggunakan analogi tersebut untuk menjelaskan betapa Allah Maha lebih baik dari sahabat tadi. Tuhan Yesus bersabda:
“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”
Setiap orang beriman yang senantiasa berdoa memohon kepada-Nya, akan dikaruniakan Roh Kudus. Sebuah pemberian yang sangat berarti dan tak ternilai harganya, karena Roh Kudus akan menuntun kepada kehidupan kekal.
Hal ini sejalan dengan nubuat Nabi Maleakhi, disampaikan kepada orang-orang yang kecewa iman, merasa sudah hidup benar namun seolah tidak ada artinya.
“TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya.
Itulah hadiah terbaik bagi mereka yang menghormati nama-Nya, mendengarkan dan melaksanakan perintah-Nya. Sementara mereka yang menghina Tuhan akan mendapat ganjaran binasa kekal di neraka.
Pesan hari ini
Allah melihat, mendengar, dan menghargai iman yang setia dan tidak menyerah. Meskipun realitas saat ini tampak mengecewakan atau membingungkan. Tuhan mengundangmu untuk tetap berdoa, percaya, dan tetap hidup dalam takut akan Dia.
“Melalui kerja keras, ketekunan dan iman kepada Tuhan, kamu dapat mewujudkan impianmu.”












































