Terus-menerus Mengasah Keterampilan

0
76 views
Ilustrasi (ist)

SEORANG bijaksana memberi nasihat begini, “Setiap hari dalam keadaan apa pun, belajarlah untuk terus berkembang.”

Grant Hill adalah seorang pemain bola basket profesional yang terkenal di Amerika Serikat. Ia bermain untuk klub NBA Piston Detroit, Orlando Magic, Phoenix Suns, dan Los Angeles Clippers.

Suatu hari, ia berkomentar tentang jadwal latihannya selama tidak ada pertandingan. “Saya tidak dapat libur berlatih selama satu minggu, sebab sehari saja libur, rasanya keahlian saya menjadi berkurang,” kata Grant Hill.

Bersama klubnya itu, ia pernah meraih prestasi gemilang. Semuanya ia lakukan berkat latihan yang terus-menerus. Ia terus berkembang dan maju dalam bermain bola basket. Ia selalu menjadi andalan bagi klub-klubnya.

Meski tubuhnya tidak terlalu besar untuk ukuran orang Amerika, Grant Hill mampu bermain dengan sangat baik.

Terus-menerus mengasah
Suatu latihan yang terus-menerus akan membantu seseorang maju dalam hidupnya. Melalui latihan itu, ia akan mendapatkan ketrampilan. Bahkan dalam latihan itu orang belajar dari kesalahan demi kesalahan yang dibuatnya.

Ibaratnya pisau yang diasah terus-menerus akan semakin tajam, demikian pula sebuah keahlian mesti selalu diasah.

Kisah di atas memberi kita inspirasi untuk tidak takut berlatih. Tujuannya untuk mendapatkan suatu ketrampilan yang semakin baik. Grant Hill menggunakan waktu hidupnya untuk berlatih demi memiliki suatu profesionalisme bermain bola basket. Ia mengasah dirinya untuk meraih hasil yang gilang-gemilang bagi dirinya dan sesamanya. Untuk itu, ia rela berkorban demi menjadi orang yang profesional dalam bidangnya.

Tentu saja tidak mudah seseorang mau berlatih untuk mengasah ketrampilannya. Ada banyak godaan yang dihadapinya. Rasa capek atau lelah menjadi salah satu tantangan yang mesti dilewati.

Ada orang yang bertahan dalam menghadapi tantangan, sehingga ia mampu memiliki suatu keahlian dalam hidupnya. Namun ada orang yang tidak mampu bertahan, sehingga tidak mampu meraih profesionalisme dalam hidupnya.

Karena itu, kita mesti terus-menerus berani berlatih. Pertama-tama untuk kemajuan diri kita sendiri. Ketika kita telah memiliki ketrampilan yang tinggi, kita akan merasakan betapa indahnya latihan-latihan yang telah kita buat. Tetap bertahan dalam berlatih, meski godaan terus-menerus menghampiri kita.

Tetap semangat, sahabat-sahabat.

Tuhan memberkati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here