Home BERITA 88 Tahun Kongregasi Suster PMY Indonesia, Tonggak Baru Regenerasi Anggota

88 Tahun Kongregasi Suster PMY Indonesia, Tonggak Baru Regenerasi Anggota

0
128 views
Para pestawati bersama romo, keluarga dan Pimpinan Umum Kongregasi Suster PMY: Sr. Theresianne PMY.

PERAYAAN Hari Ulang Tahun ke-88 Kongregasi Suster Putri Maria Yosef (PMY) di Indonesia sekaligus HUT ke-206 Kongregasi PMY Internasional pada awal Juli 2026 menjadi momen istimewa. Selain diwarnai syukur atas perjalanan Kongregasi, perayaan tersebut juga mencatat sejumlah tonggak bersejarah dalam perkembangan panggilan hidup membiara.

Sr. Kalitas PMY asal Palangka Raya, Kalteng. (Budi Handoyo/Titch TV)

Prasetya kekal dalam Kongregasi PMY

Dalam Perayaan Ekaristi di Gereja Santo Paulus Paroki Wonosobo, Sr. Elisabeth Asilde Faria Sarmento PMY dari Keuskupan Baucau, Timor Leste, mengucapkan prasetya kekal. Ia menjadi suster asal Timor Leste pertama yang mengikrarkan prasetia kekal dalam Kongregasi PMY.

Pada kesempatan sama, Sr. Kalista Rosalia Rieka Intirmanti PMY asal dari Keuskupan Palangkaraya juga mengucapkan prasetia kekal. Ia merupakan puteri Dayak pertama dari Kalimantan Tengah yang bergabung dalam Kongregasi Suster PMY.

Prasetya pertama

Perayaan itu juga diwarnai pengucapan prasetya pertama oleh Sr. Genoveva da Costa Tilman PMY dari Timor Leste dan Sr. Arnolda Ariance Bali Mema PMY – perempuan pertama asal Pulau Sumba yang bergabung masuk dalam Kongregasi PMY.

Sementara itu, Sr. Yakoba Lupiana Tutut Pretiwi PMY, puteri pertama anggota PMY asal Kalimantan Barat memperbarui prasetyanya.

Sr. Doroteia PMY dan Sr. Ana PMY mengapit imam, setelah mereka berdua melakukan pembaharuan prasetya kaul religius mereka. Juga diapit Aspiran dan Sr. Ignatia PMY (kiri) Sr. Crecentiana PMY (kanan)

13 tahun berkarya di Timor Leste

Pada hari yang sama, Selasa (7/7/2026), komunitas PMY Timor Leste turut merayakan 13 tahun karya pelayanan Kongregasi di negara tersebut. Dalam perayaan di Kapel Biara Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus, Buruma, Baucau, Sr. Ana Adelcia Belo PMY dan Sr. Doroteia da Costa PMY membarui prasetya mereka.

Lima postulan baru

Lima hari sebelum puncak perayaan HUT, tepatnya Jumat (3/7/2026), Kongregasi Suster PMY menerima lima Aspiran baru dalam sebuah Perayaan Ekaristi di Kapel Biara Wonosobo. Mereka adalah:

  • Luisa Magdalena Melati dari Paroki Santo Louisa, Menukung, Keuskupan Sintang, Kalbar.
  • Yuliana Ngadu dari Paroki Santo Gerardus Majella, Keuskupan Weetebula, Pulau Sumba, NTT.
  • Maria Imakulata Kii dari Paroki Santo Gerardus Majella, Keuskupan Weetebula, Pulau Sumba, NTT.
  • Teresa Rosvita Saputri Ina dari Paroki Santo Gerardus Majella, Keuskupan Weetebula, Pulau Sumba, NTT.
  • Yohanna Margaretha Baringbing dari Paroki Santo Padre Pio dari Pietrelcina, Keuskupan Agung Medan.

Penerimaan lima Postulan sekaligus ini menjadi peristiwa yang sangat menggembirakan bagi Kongregasi PMY. Selain menjadi jumlah penerimaan terbesar dalam satu kesempatan, momentum tersebut juga menandai hadirnya anggota-anggota pertama dari sejumlah daerah.

Atas: Para Postulan berama Sr. Agnes PMY setelah penerimaan jubah.
Bawah: Para Aspiran, calon Postulan (berbusana nasional) dan Novis bersama Sr. Emilia PMY sebelum acara penerimaan jubah postulan. (Kongregasi Suster PMY Wonosobo)

Luisa Magdalena Melati menjadi Postulan pertama asal Keuskupan Sintang yang bergabung dengan Kongregasi PMY, sedangkan Yohanna Margaretha Baringbing merupakan Postulan pertama dari Keuskupan Agung Medan.

Regenerasi anggota juga terus berkembang. Di Novisiat Anna Catharina telah bergabung satu Aspiran pertama asal Pulau Nias, Keuskupan Sibolga bernama Norbertha. Juga bergabung saudari Yulita dari Pulau Sumba, Keuskupan Weetebula, NTT.

Sementara di Komunitas Buruma, Timor Leste, dua Aspiran baru juga telah memulai masa pembinaan, yakni Lucia dari Los Palos, Keuskupan Baucau dan Nilva dari Keuskupan Agung Dili.

Rangkaian perayaan ini menjadi ungkapan syukur atas semakin luasnya penyebaran panggilan hidup membiara dalam Kongregasi Suster PMY, yang kini tidak hanya bertumbuh di berbagai wilayah Indonesia, tetapi juga semakin berakar di Timor Leste.

Tradisi baik yakni mengunjungi tempat peristirahatan terakhir para suster PMY yang sudah meninggal dunia. (Kongregasi PMY)

Narasumber: Sr. Emilia PMY
Foto & video: Kongregasi Suster PMY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

google-site-verification=jpln5xVmufbwJmayIrbtlWORBr1tB6si7D2up9wsjmo