Kunci Terkabulnya Sebuah Doa

0
376 views
Yesus menyembuhkan anak seorang perwira Romawi. (Ist)

Bacaan 1: Kej 18:1 – 15
Injil: Mat 8:5 – 17

DOAMU sering tidak dikabulkan Tuhan?

Mungkin cara berkomunikasimu dengan Tuhan tidak tepat atau memaksakan kehendak.

Apa yang dimohon dalam doa kadang belum tentu baik bagi si pemohon.

Setiap agama mengajarkan bagaimana umatnya berdoa. Setiap agama juga punya pemahaman yang sama bahwa doa tidak hanya sekedar mendaraskan rumusan hafalan saja.

Doa adalah komunikasi antara umat-Nya dengan Allah Sang Pencipta. Sebuah pernyataan iman di hadapan Allah.

Doa adalah kata cinta seorang anak kepada Bapanya.

Ada banyak kebiasaan dan bentuk doa dalam masyarakat beragama.

Doa tidak membutuhkan banyak kata, tidak terikat pada ruang dan waktu tertentu, tidak menuntut sikap badan atau gerakan-gerakan khusus, meski dapat didukung olehnya.

Lewat injil hari ini, kita belajar bagaimana sebuah doa (permohonan) mendapatkan respon dan dikabulkan oleh Tuhan.

Ada beberapa hal:

  • Mau datang kepada Yesus.
  • Memohon dengan kerendahan hati.
  • Tuhan menanggapi dan mengabulkan permohonan.

Dengan rendah hati, perwira istana Kapernaum datang kepada Yesus. Memohon kesembuhan hambanya.

Padahal, jika mau, perwira tersebut bisa saja memecat hambanya yang sudah tidak berguna itu.

Namun ia memilih datang kepada Yesus, hanya untuk seorang hamba.

Bahkan dengan kerendahan hatinya, ia menolak Yesus datang ke rumahnya karena merasa tidak pantas Tuhan datang ke rumahnya.

“Aku akan datang menyembuhkannya,” demikian sabda-Nya.

Imannya mampu menyembuhkan orang lain.

Ada satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya, yaitu bersyukur atas tanggapan Tuhan.

Ungkapan rasa syukur ditunjukkan oleh ibu mertua Simon, dengan langsung melayani Tuhan setelah disembuhkan.

Dalam kisah bacaan pertama, Abraham kedatangan tiga orang tamu yang tiba-tiba saja berubah menjadi “Tamu Ilahi”.

Lokasi dekat pohon Terbantin di Mamre, adalah tempat suci yang cocok bagi kunjungan ilahi.

Allah mengatakan sekali lagi janji-Nya tentang keturunan Abraham.

Jika kemarin Abraham yang meragukan Allah, kali ini gantian Sara isterinya yang meragukan janji Tuhan.

Sara menyangkal tertawa (sikap meragukan), hal ini mengingatkan akan pernyataan rencana kelahiran anaknya Ishak (Ibrani: tertawa).

Tawaran ‘sepotong roti dan sedikit air’ menunjukkan sikap kerendahan hati Abraham, karena sebetulnya ia meminta Sara membuat roti yang banyak dan ia sendiri menyembelih lembu.

Pesan hari ini

Kunci sebuah doa dikabulkan adalah datang dengan kerendahan hati kepada Tuhan Yesus. Maka Ia akan mengabulkan permohonanmu.

Jangan lupa untuk bersyukur setelah dikabulkan permohonanmu, misalnya dengan melayani-Nya.

Dan jangan pernah meremehkan janji-Nya.

“Doa tidak mengubah Tuhan, tetapi itu mengubah mereka yang berdoa. Tetaplah pakai maskermu dan jaga jarakmu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here