Pelita Hati: 21.09.2020 – Antara Persembahan dan Belaskasihan

0
366 views

Bacaan Matius 9:9-13  

Kemudian Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya. Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: “Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” Yesus mendengarnya dan berkata: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”

Sahabat pelita hati,

KISAH panggilan Mateus yang adalah seorang pemungut cukai ini memperlihatkan bahwa  Yesus berani  mengambil keputusan yang melawan arus pada zaman itu. Ia berani memilih orang yang memiliki catatan ‘kurang baik’ karena Matius adalah pemungut cukai. Tentunya Yesus bukan asal memilih dan mencari sensasi tetapi dengan sebuah keyakinan dan tujuan yang amat mulia, yakni pertobatan demi keselamatan. Nyatanya Matius menanggapi dan menjawab panggilan itu dan ia mempertanggungjawabkan kesediaannya. Bahkan Matius akhirnya menjadi salah satu penulis injil yang karyanya menjadi ajaran keutamaan bagi umat beriman. 

Sahabat terkasih,

Apa pesan keutamaan yang dapat kita temukan dari pelita sabda hari ini?

Pertama, hendaknya kita pun dapat mengembangkan sikap belas kasih kepada sesama, terutama kepada mereka yang jatuh dalam dosa namun berkehendak untuk bertobat. Jangan kita  teracuni oleh tabiat para Farisi yang selalu menilai negatif terhadap sesama, apalagi yang dianggap pendosa.

Kedua, semoga kita bisa mencontoh Matius yang dapat mempertanggungjawabkan komitmennya sebagai murid Yesus yang setia dan menghasilkan buah kebaikan. Apakah kita sungguh memiliki komitmen untuk mempersembahkan hidup dan kemampuan kita untuk Tuhan dan pelayanan kepada sesama?  Mari kita tingkatkan agar hidupkan lebih bermanfaat dan berdayaguna bagi sesama.

Ini pantun, pantun pilihan,
pantun nasehat dan keutamaan.
Yang Kukehendaki ialah belas kasihan,
dan bukan persembahan.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here