Setia Hidup Di Dalam KasihNya

0
642 views

YESUS dianggap tidak waras oleh keluargaNya, karena Ia meninggalkan Nazaret, desa asalNya, untuk berkeliling memberikan pengajaran dan melayani orang-orang yang membutuhkan uluran tanganNya, tanpa mengenal waktu.

Kita mungkin juga mengalami hal yang sama; dianggap orang aneh ketika kita berusaha menerapkan ajaran kasihNya di dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita disebut sebagai orang yang:

  • lemah atau pengecut, saat kita mengampuni yang bersalah kepada kita
  • sok suci, saat kita membalas kejahatan dengan kebaikan
  • cari muka, saat kita melayani dengan tulus

Tidak semua orang memberikan tanggapan positif atas pelayanan dan kebaikan yang kita lakukan, karena apa yang kita lakukan berbeda dengan norma-norma yang berlaku di dunia. Memang menyakitkan hati, terlebih bila komentar sinis dan pedas berasal dari anggota keluarga kita sendiri.

Namun hendaknya kita jangan berkecil hati dan mengambil langkah mundur. Senantiasa bersandar kepadaNya dan andalkan Dia, niscaya kita dimampukan untuk menghadapi semua penolakan dan tantangan yang ada dengan sabar, rendah hati dan penuh kasih.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here