Siaga 24 Jam

0
217 views
Siaga 24 jam penuh

Bacaan 1: Yes 63:16b-17; 64:1. 3b-8

Bacaan 2: 1Kor 1:3-9

Injil: Mrk 13:33-37

Banyak jenis pekerjaan yang tidak terikat dengan jam kerja alias tidak menentu bahkan menuntut siaga dua puluh empat jam. Diantaranya adalah aparat negara, yaitu tentara dan polisi.

Tentara lebih fokus menjaga terhadap ancaman eksternal sedangkan polisi bertugas menjaga keamanan internal. Mereka dilatih secara khusus termasuk fisik, sehingga tidak heran postur tubuh mereka bagus dan gagah (terutama yang baru lulus pendidikan).

Selain jam kerja tidak menentu karena harus selalu siap siaga selama dua puluh empat jam, mereka juga sering melakukan tugas-tugas berbahaya sehingga harus senantiasa waspada.

Hari ini Tuhan Yesus mengingatkan para pengikut-Nya untuk senantisa siap siaga mempersiapkan kehadiran-Nya. Siap siaga berarti terus melakukan hal baik sesuai dengan kehendak-Nya sehingga pada saat Hari Tuhan tiba, kita layak dihadapan-Nya

“Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba.

Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah!”

Tuhan menggunakan perumpamaan majikan yang akan pergi jauh dan menyerahkan tanggung jawab pekerjaan rumah kepada para hambanya, untuk menjelaskan pengajaran siap siaga ini. Mereka harus terus mengerjakan tugas masing-masing meskipun tidak ada tuannya. Sehingga saat tuannya tiba-tiba pulang, rumah tetap dalam keadaan bersih.

Rasul Paulus memuji jemaat Korintus atas keteguhan mereka tetap “bekerja” melakukan hal baik dalam mempersiapkan datangnya Hari Tuhan atau Parousia. Sepertinya Paulus masih berpikir bahwa Parousia akan datang pada saat ia masih hidup.

Sejak menjadi Kristen, jemaat Korintus mendapatkan banyak karunia dari Tuhan baik dalam perkataan maupun pengetahuan.

“Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karuniapun sementara kamu menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus. Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus.”

Sebab Allah adalah setia, hal ini sangat disadari bangsa Israel kuno. Meski mereka telah memberontak kepada-Nya sehingga dihukum dalam pembuangan namun tetap percaya dan berharap Allah sendiri akan datang untuk membebaskan mereka dari kesusahan.

Sebab Allah adalah Penebus.

Pesan hari ini

Orang-orang beriman pada Kristus harus hidup dalam pengharapan dan senantiasa siap siaga dua puluh empat jam penuh, hingga Parousia tiba.

“Banyak orang seharusnya bisa sukses namun mereka berhenti dan menyerah terlalu cepat.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here