Home KITAB SUCI & RENUNGAN HARIAN Renungan Harian Tiga Kebenaran Dalam Hidup Kristiani

Tiga Kebenaran Dalam Hidup Kristiani

0
93 views
Aku dibentuk Tuhan, bagai tanah liat di tangan tukang periuk
  • Bacaan 1: 2Kor. 4:7-15
  • Injil: Mat. 20:20-28

Secara klasik “kebenaran” dirumuskan oleh Aristoteles yang kemudian dikembangkan oleh Santo Thomas Aquinas berarti, kesesuaian antara pikiran dengan kenyataan (adaequatio intellectus et rei).

Misal, air mendidih pada suhu sekitar 100°C pada tekanan 1 atmosfer adalah benar karena sesuai dengan kenyataan.

Dalam iman Katolik, kami percaya bahwa Yesus adalah Jalan, Kebenaran dan Hidup (Yoh 14:6). Hal itu adalah nyata dan sesuai, sebab Yesus adalah Kristus. Dalam Diri-Nya:

  • Allah dinyatakan sepenuhnya,
  • Manusia diajarkan bagaimana seharusnya hidup,
  • Dosa ditebus,
  • Kasih dinyatakan secara sempurna.

Mengenal Kristus berarti semakin mengenal kebenaran.

Rasul Paulus dalam peneguhannya kepada Gereja di Korintus mengajarkan tiga kebenaran dalam hidup seorang Kristen sejati:

  • Kekuatan di tengah penderitaan,di saat kita merasa paling lemah (dalam penderitaan dan penganiayaan) maka kuasa Tuhan justru menjadi nyata.
  • Kematian dan Kehidupan Yesus, semakin dunia melihat kerapuhan atau “kematian” kita demi Kristus, semakin pula kasih karunia-Nya terlihat bersinar memulihkan orang lain.
  • Pengharapan akan Kebangkitan, segala penderitaan, tantangan, dan pelayanan yang dikerjakan akan membawa semakin banyak orang mengenal Kristus, sehingga semakin melimpah pula ucapan syukur dan kemuliaan bagi Allah.

Rasul Paulus menganalogikan “iman” sebagai “Bejana Tanah Liat” (terlihat rapuh) namun disitulah Allah bekerja. Bukti bahwa kekuatan yang melimpah itu berasal dari Allah, bukan dari usaha atau kehebatan manusia.

Maka pemahaman “kuat (kuasa)” secara dunia di dobrak oleh ajaran Tuhan Yesus. Bahwa menjadi pemimpin (yang penuh kuasa) itu artinya mau menjadi “pelayan dan hamba” bagi orang lain.

“Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu…”

Hidup Yesus di dunia adalah melayani bukan dilayani.

Koreksi ini Dia lakukan saat ibu Rasul Yakobus (yang hari ini dirayakan Gereja Katolik) dan Rasul Yohanes Penginjil datang pada-Nya meminta “tempat terhormat” dalam Kerajaan Allah.

Pesan hari ini

Kebenaran dalam Katolik itu, Yesus adalah Kristus. Allah yang hadir ditengah kehidupan manusia. Bahwa segala kekuatan itu berasal dari-Nya sehingga manusia itu hanya bisa bergantung (lemah dan rapuh seperti “Bejana Tanah Liat”) serta berharap pada-Nya saja.

“Kesombonganmu akan menjadi kelemahan terbesarmu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

google-site-verification=jpln5xVmufbwJmayIrbtlWORBr1tB6si7D2up9wsjmo