Pelita Hati: 21.04.2019 – Karena Cinta

0
408 views

Bacaan Yohanes 20:1-9
Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: “Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan.” Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur. Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur. Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam. Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah, sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung. Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya. Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.

Sahabat pelita hati,

IJINKAN saya menyampaikan Selamat Hari Raya Paskah Kebangkitan Tuhan. Semoga misteri iman yang kita rayakan ini semakin meneguhkan bakti cinta kita kepada Tuhan yang telah lebih dahulu mengasihi kita dengan segala keagungan-Nya.

Sahabat terkasih,
Hari ini kita menyaksikan Maria Magdalena, seorang perempuan yang tak pernah diperhitungkan dan bahkan telah menerima ‘cap’ buruk atas perilaku hidupnya ternyata menampilkan diri sebagai pribadi yang sungguh cinta dan dekat dengan Tuhan. Ketika orang-orang Yahudi masih mempersoalkan tentang penyaliban-Nya dan keduabelas murid masih dalam persembunyiaannya, di Minggu pertama pagi-pagi benar dan masih gelap ia pergi ke kubur, sendirian lagi. Karena cintanya kepada Tuhan sedemikian besar sehingga tak ada rasa takut pergi sendirian ke makam. Kekuatan cinta mengalahkan segalanya. Petrus dan murid yang lain (Yohanes) setelah mendengar kabar dari Maria Magdalena pun segera bergegas lari ke kubur dan tak menunda waktu. Inilah wujud nyata cinta mereka kepada Tuhan. Kita wajib berterima kasih kepada Maria Magdalena karena berkat dia para murid dibangkitkan keberaniannya untui menyatakan cinta dan iman mereka kepada Tuhan.

Sahabat terkasih,
semoga kesaksian iman Maria Magdalena, Petrus dan Yohanes ini menjadikan kita semakin mencintai dan menaruhkan harapan iman kita kepada Tuhan. Semoga dengan merayakan Paskah kebangitan Tuhan di hari ini,  iman kita semakin teguh dan cinta kita kepada Tuhan semakin mendalam. Karena itu janganlah mengendurkan bakti cinta kita kepada-Nya. Selamat paskah.

Surya pagi indah merekah,
cahya bersinar makin menghangat.
Selamat merayakan paskah,
smoga iman  makin kokoh dan kuat.


dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, Rm.istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here