Pendidikan Anak Usia Dini dengan Outing Class, Melongok Pasar Tradisional dan Toko Swalayan

0
829 views
Program pendidikan anak usia dini dengan outing class di PAUD St.Theresia Wedi - Klaten. (Laurentius Sukamta)

PENDIDIKAN Anak Usia Dini (PAUD) Santa Theresia Wedi, Kabupaten Klaten memprogramkan outing class (belajar di luar kelas) ke pasar tradisional dan pasar modern. Dalam outing class ini anak-anak TK diajak ke Pasar Tradisional Wedi (21-28/10/2017) dan ke Toko Swalayan Samudra Wedi (28/10-3/11/2017).

Kepala PAUD Santa Theresia Wedi Suster Margaretha AK menjelaskan, outing class bertujuan agar anak lebih mengenal lingkungan di sekitarnya, dan mengenal situasi, kondisi serta interaksi di pasar tradisional dan pasar modern secara nyata atau konkrit. Outing class juga bertujuan agar anak memiliki sikap hidup sehat, serta menghargai diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sebagai anugerah Tuhan.

“Dalam outing class, anak diajak untuk berbelanja dan memilih makanan, minuman, atau bahan makanan. Program ini merupakan tindak lanjut dari peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) tahun 2017,” katanya.

Melihat realitas pasar tradisional dan masa kini

Pada outing class ke pasar tradisional, anak diajak ke Pasar Tradisional Wedi dengan membawa uang Rp 5.000 per anak untuk belanja. Anak diajak melihat, memilih, dan membeli sayuran, buah, tahu, tempe, atau bumbu yang sehat, bersih, dan segar. Semua yang sudah dibeli anak kemudian dibawa pulang untuk dimasak dan dikonsumsi.

Anak-anak usia dini diperkenalkan betapa asyiknya berbelanja di pasar tradisional karena bisa berinteraksi dengan banyak orang. (Laurentius Sukamta)

Sedang pada outing class ke pasar modern, anak diajak ke Toko Swalayan Samudra Wedi dengan membawa uang Rp 7.000 per anak untuk belanja. Anak diajak untuk melihat, memilih, dan membeli susu, roti, wafer, atau makanan yang mereka sukai dengan tetap diarahkan untuk membeli makanan dan minuman yang sehat. Semua yang sudah dibeli boleh langsung dimakan di sekolah atau dibawa pulang.

“Untuk teknis pelaksanaan, semua kegiatan sudah terjadwal dan diketahui orang tua anak, serta dilaksanakan setiap hari satu kelas. Dalam pelaksanaan kegiatan, guru dan humas masing-masing kelas diminta selalu mendampingi,” ujar suster.

Selama outing class, anak-anak merasa senang, lebih mandiri, dan mengenal bahan makanan yang sehat. “Semoga program ini bisa ditindak lanjuti orangtua mereka dan menjadi pembiasaan yang baik,” harap suster.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here