Doa yang Mampu Mengubah

0
232 views
Ilustrasi -Doa yang Mampu Mengubah. (Ist)

Bacaan 1: T. Est 4:10a. 10c-12. 17-19
Injil: Mat 7:7 – 12

SEBAGAI umat beriman, maka salah satu cara berkomunikasi dengan Tuhan adalah melalui doa.

Dalam doa, kita bisa dan boleh memohon sesuatu kepada-Nya. Hanya saja, kadang orang tidak bisa membedakan apakah permohonannya itu sebuah kebutuhan atau keinginan.

Ada orang mengeluh, karena permohonannya tidak pernah dikabulkan Tuhan. Bahkan sampai ada yang malah mempertanyakan kebenaran Tuhan.

Memohon kepada Tuhan tentu berbeda meminta kepada manusia.

Dalam doa tentu saja harus disertai dengan iman, ketulusan dan kejujuran. Tuhan akan memberikan apa yang nampaknya mustahil bagi manusia tetapi bagi Dia tidak.

Ester adalah seorang putri Yahudi yang menjadi Ratu Persia, yaitu istri Raja Ahasyweros.

Namun demikian tidak satu pun orang dalam istana yang tahu bahwa ia adalah orang Yahudi. Allah menempatkannya disitu bukan sebuah kebetulan namun ada misinya, yaitu menyelamatkan bangsanya.

Saat itu Hamman (menteri raja), menghasut Raja Ahasyweros menerbitkan dekrit untuk menghabisi seluruh orang Yahudi yang tinggal di Persia.

Ester tentu saja menjadi gelisah, berbicara kepada raja memohon pembatalan dekrit pasti tidak mungkin bahkan taruhannya adalah nyawa.

Ia pasti selamat; jika diam saja, namun bangsanya akan punah.

Maka dengan rendah hati, ia berdoa kepada Allah agar diberi kekuatan dan bimbingan saat berbicara kepada raja. Bukan untuk keselamatannya namun untuk keselamatan bangsanya.

Doa Ester dikabulkan dan dekrit pun dibatalkan bahkan Hamman akhirnya dihukum mati raja. Beberapa orang Yahudi juga diangkat menduduki posisi-posisi terhormat dalam kerajaan.

“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetuk, baginya pintu dibukakan,” demikian sabda-Nya.

Namun Tuhan memberi syarat dengan apa yang disebut sebagai “The Golden Rule”.

Sebuah patokan untuk menyadari kewajiban kasih kepada sesama. Perlakuan yang kita inginkan untuk diterima dari sesama. Jika kita menabur kebaikan, tentu akan menerima kebaikan demikian sebaliknya.

Pesan hari ini

Kekuatan doa sungguh dahsyat dan mampu mengubah segalanya.

Doa dengan iman yang penuh, permohonannya pasti dikabulkan, Ester telah membuktikannya.

Tuhan sebenarnya mendengarkan doa kita, namun orang sering tidak mendengarkan apa yang dikehendak-Nya.

“The Golden Rule: Apa yang tidak kausukai, janganlah kau perbuat kepada siapa pun. Tetaplah pakai maskermu dan jaga jarakmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here