Iman Tangguh

0
131 views
Tangguh

Bacaan 1: Yes 35:1-10

Injil: Luk 5:17-26

Hidup adalah perjuangan dan layaknya seorang pejuang yang bertempur hingga titik darah penghabisan di medan perang, kamu juga harus memiliki mental baja untuk menjadi pejuang tangguh.

Pejuang tangguh mampu menaklukkan segala nafsu dan keinginan yang tercela. Mampu mengalahkan diri sendiri di saat ada keraguan hingga keluar sebagai pemenang.

Ya, musuh itu kadang datang dari dirimu sendiri.

Disaat bangsa Israel terancam oleh bangsa-bangsa di sekitarnya terutama Asyur, mereka hampir menyerah. Dalam situasi ketakutan tersebut bangsa Israel malah ingin mengandalkan kekuatan manusia, yaitu Mesir dan bukannya Tuhan.

Maka Nabi Yesaya menyerukan semangat pantang menyerah,

“Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!”

Demikian juga beberapa orang yang mengusung orang lumpuh diatas tempat tidur, ingin menemui Tuhan Yesus memohon kesembuhan orang yang diusungnya. Mereka tidak bisa masuk rumah, dimana Tuhan Yesus sedang mengajar.

Apakah mereka menyerah?

Mereka tidak menyerah namun justru mengambil cara yang “out of the box”, yaitu membongkar atap rumah demi orang lumpuh itu. Orang lumpuh itu mungkin sudah kehilangan harapan, namun tidak demikian dengan orang-orang yang mengusungnya.

Iman mereka terlalu tangguh untuk menyerah.

Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: “Hai saudara, dosamu sudah diampuni.”

Untuk meyembuhkan kelumpuhannya maka “penyakit utamanya”, yaitu dosa harus dihapuskan-Nya terlebih dahulu. Dalam keyakinan bangsa Yahudi, beberapa penyakit dianggap sebagai hukuman atas dosa.

Dalam situasi ini Tuhan Yesus menunjukkan kuasa pembebasan dari Allah.  Dia adalah Allah sendiri yang datang untuk menyelamatkan.

Pesan hari ini

Hidup adalah medan pertempuran, jangan menyerah dan kehilangan harapan sebab Tuhan senantiasa datang menolongmu.

Ketangguhan imanmu akan menyelamatkanmu.

“Kemenangan disediakan bagi mereka yang bersedia membayar harganya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here