Pelita Hati: 05.04.2021 – Jangan Takut, Pergi dan Katakanlah

0
674 views

Bacaan: Kisah Rasul 2:14.22-32, Matius 28:8-15

Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. Maka kata Yesus kepada mereka: “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.” (Mat 28:8-10)

Sahabat pelita hati,

“JANGAN takut, pergi dan katakanlah,” itu kata-kata Malaikat yang disampaikan kepada Maria Magdalena dan Maria yang lain ketika mendapati makam Yesus kosong. Ada perasaan sukacita sekaligus takut. Sukacita mereka makin penuh tatkala di tengah jalan berjumpa dengan Yesus yang telah bangkit dan berkata “Jangan takut”. Tuhan memerintahkan para perempuan itu untuk mewartakan peristiwa yang mereka lihat kepada saudara-saudara mereka di Galilea bahwaTuhan sungguh telah bangkit. 

Sahabat terkasih,

Jika kita mundur sejenak dan mengingat kembali kisah awal sejarah penyelamatan, kata-kata “Jangan takut” juga disampaikan oleh Malaikat Gabriel kepada Maria (Luk 1:30) ketika menerima tugas mulia menjadi ibu Tuhan dan mengandung dari Roh Kudus. Tak lama kemudian malaikat juga nyampaikan pesan yang sama kepada Yusuf (Mat.1:20) agar jangan takut mengambil Maria sebagai isterinya. Mereka semua taat pada perintah Tuhan dan akhirnya karya penyelamatan pun datang. Menjadi murid dan hamba Tuhan berarti taat pada perintah-Nya. 

Sahabat berkasih,

Kita baru saja merayakan Paskah kebangkitan Tuhan. Kini Tuhan pun memberi perintah kepada kita agar jangan takut mewartakan kabar kebaikan Tuhan melalui kesaksian hidup kita sehari-hari. Kini saatnya kita mewujudnyatakan buah dari paskah yakni bangkit bersama Kristus dan berbuah dalam hidup. Setelah paskah hidup kita harus makin berbuah. Itulah makna paskah yang sesungguhnya.

Sengit itu senangnya selangit,
dan benci adalah benar-benar cinta.
Tuhan kita sungguh telah bangkit,
kita wartakan dengan suka-cita.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem Rm.Istata

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here