Pandemi Covid-19: AXSE Salurkan 200 Paket Bantuan Bagi Warga di Pringsewu, Lampung

0
85 views
Paket bantuan sembako dari Perkumpulan Alumni Xaverius Pringsewu (AXSE)

VIRUS Corona atau Covid-19 yang mewabah di dunia menimbulkan dampak ekonomi bagi masyarakat. Terutama masyarakat yang berpenghasilan rendah di Indonesia. Oleh karena itulah, dampak secara ekonomi ini juga harus mendapat perhatian. Karena dapat menimbulkan efek domino yang luas.

Atas pertimbangan tersebut Perkumpulan Alumni Xaverius Pringsewu (AXSE) berinisiatif menghimpun donasi dari alumni beberapa angkatan. Tujuannya untuk membantu Kepala Keluarga (KK) yang berpenghasilan rendah di Bumi Jejama Secancanan terdampak Virus Corona.

Ketua AXSE Budi Sulistiyono mengungkapkan, awal kegiatan sosial ini AXSE menyalurkan paket bantuan untuk 200 Kepala Keluarga (KK), 6-7 April 2020. Isinya, beras 5 Kg, minyak 1 kg, mie instan dan kecap.

“Kami telah mendata keluarga yang riil membutuhkan, pendataan melalui para relawan dari Alumni Xaverius dan bukan alumni. Tapi, punya kepedulian terhadap sesama,” katanya, Selasa, 7 April 2020.

Menyalurkan bantuan paket sembako.

Kriteria masyarakat penerima adalah yang sangat terdampak wabah virus corona. Seperti, orang miskin, janda tak bekerja, buruh, dan tukang becak. Tujuan kegiatan ini, menurut dia, untuk ikut meringankan beban hidup warga yang terdampak wabah virus corona.

Wakil Ketua AXSE Andreas Andoyo mengungkapkan, Perkumpulan Alumni Xaverius Pringsewu (AXSE) dibentuk berdasarkan kesadaran bersama para alumni. Baik itu alumni TK, SD, SMP, SPG dan SMA Xaverius Pringsewu.

Perkumpulan ini, menurut dia, sebagai bagian dari warga Pringsewu yang berperan serta dalam kehidupan masyarakat.

“Tujuan utama dibentuknya AXSE adalah kegiatan sosial. Dalam situasi seperti ini, AXSE tidak bisa tinggal diam melihat banyak warga yang terdampak wabah virus corona, sehingga mempengaruhi kehidupannya,” ujarnya.

Andoyo menambahi, banyak warga miskin, buruh, janda, tukang becak, dan lainnya yang butuh uluran tangan.

Perhatian dan belarasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here